Recent Posts

src="http://i.imgur.com/LA9Lg.gif" alt='create your own banner at mybannermaker.com!' border=0 />
Copy this code to your website to display this banner!
SELAMAT DATANG DI PERSIB BANDUNG 1933, MENGULAS BERITA HANGAT, TERSAJI DALAM SITUS PERSIB BLOGSPOT, No. 1 DI INDONESIA !!! PLEASE ENJOY...!!!

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Cecep Bertekad Jaga Keperawanan Gawang Persib

Bandung - Kiper Persib Bandung Cecep Supriatna bertekad menjaga keperawanan gawangnya dari kepungan penyerang Bontang FC di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (9/4/2011).

Cecep juga berharap Persib mampu menjaga rekor kemenangan atas tim berjuluk Laskar Bukit Tursina itu. Makanya ia berjanji bakal tampil maksimal, jika pelatih Daniel Roekito kembali memberikan kepercayaan kepadanya.
Pemain bernomor punggung 55 ini memang berpeluang bakal dipercaya Daniel menjaga gawang Maung Bandung, setelah Markus Horison dipastikan absen karena masih bermasalah pada kebugarannya.

"Setiap kiper tentu saja ingin gawangnya tidak kebobolan. Dan saya juga berharap bisa mengulang sukses seperti di laga sebelumnya saat Persib berhasil meraih kemenangan di Bontang, pada putaran pertama lalu," kata Cecep saat ditemui wartawan, di Mes Persib Jalan Ahamd Yani Bandung, Jumat (8/4/2011).

Pemain yang namanya sudah masuk dalam daftar skuad Persib sejak Liga Indonesia (LI) II/1995-1996 ini juga mengaku cukup hapal dengan gaya permainan tim polesan pelatih Fachri Husaini itu. Namun, sedikitpun Cecep tak mau menganggap enteng kekuatan mereka di putaran kedua ini.

"Mudah-mudahan saya dipercaya pelatih untuk tampil di pertandingan besok. Saya punya motivasi lebih untuk mempertahankan gawang agar tidak kemasukan lagi," jelasnya.

Pada kunjungan pertama Persib di Stadion Mulawarman Bontang, Eka Ramdani dan kawan-kawan memang berhasil mencuri tiga poin lewat gol semata wayang Cristian Gonzales di menit 81.


Source : inilahdotcom

Persib Abaikan Panggilan Komdis PSSI

Bandung - Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar mengabaikan panggilan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, terkait rencana klarifikasi insiden yang terjadi pada laga kandang Persib Bandung versus Persija Jakarta di Stadion si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Jumat (18/3/2011) lalu.

Rencananya, Persib yang akan diwakili Umuh yang juga menjabat Manajer Tim Persib akan menjalani sidang Komdis, Jumat (8/3/2011) hari ini, namun Umuh tidak menghadirinya.

Umuh mempertayakan keabsahan surat pemanggilan tersebut karena diterima pihak manajemen Persib pada tanggal 6 April 2011, sedangkan status PSSI sendiri kini sudah dibekukan FIFA sejak 1 April 2011 lalu. Apalagi di dalam surat undangan sidang bernomor 775/UDN/387/IV-11 itu ditanda tangani Sekretaris Jenderal PSSI, Nugraha Besoes.

"Sedangkan Nugraha Besoes sendiri kan sudah tidak aktif lagi di PSSI. Jadi saya menunggu saja kelanjutannya seperti apa. Yang pasti kami siap untuk memberikan keterangan soal insiden pada pertandingan saat lawan Persija Itu. Asal prosedur pemanggilannya jelas," terang Umuh, saat memantau latihan terakhir di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (8/4/2011).

Rencananya sidang Komdis akan dilaksanakan pada hari ini di Sekretariat PSSI Pintu X-XI Stadion Utama Senayan Jakarta, pukul 15.00 WIB. Dalam surat itu dijelaskan materi acara adalah meminta keterangan tentang pelemparan kendaraan yang ditumpangi tim Persija pada pertandingan Maung Bandung melawan Persija yang berujung dengan skor 2-3 kemenangan Macan Kemayoran.

 Source : inilahdotcom

Menanti Kebangkitan Gonzales di Persib

Bandung - Selama berbaju Persib Bandung, karier penyerang asal Uruguay Cristian Gonzales memang tak sementereng musim-musim sebelumnya ketika berhasil membawa PSM Makassar menjadi runner up Liga Indonesia tahun 2003 dan meraih gelar juara Liga Indonesia 2006 bersama Persik Kediri.

Bahkan koleksi gol pemain berjuluk El Loco musim ini pun terbilang paling minim. Ia baru mencetak enam gol dari 17 laga. Pada musim lalu pun dari 31 pertandingan Gonzales hanya bisa mencetak 18 gol. Musim ini Gonzales baru melesakkan bola ke gawang Persela Lamongan, Deltras Sidoarjo, Bontang FC, Sriwijaya FC, Persijap Jepara dan Pelita Jaya.

Tak bisa dipungkiri, ketajaman Gonzales seiring usia yang bertambah tua memang semakin berkurang. Bila dilihat pada masa-masa kesuksesannya, rata-rata dalam satu musim pemain kelahiran Montevideo, Uruguay, 30 Agustus 1976 ini mampu mengemas lebih dari 25 gol.

Bahkan Gonzales juga mencatatkan diri sebagai striker tersubur Liga Indonesia. Ia pernah menjadi top skor liga Indonesia 4 musim berturut-turut yaitu pada tahun (musim) 2003/2004 (27 g0l), 2005/2006 (30 gol), 2006/2007 (32 gol), 2007/2008 (26 gol) dan pada musim 2008/2009 dengan koleksi 28 gol.

Prestasinya semakin mengkilap sejak tahun 2006, ia sempat menjadi pemain termahal Liga Indonesia dengan nilai kontrak Rp1,2 miliar. Ia juga sempat masuk nominasi pemain terbaik Asia.

Ya, bomber Persib Bandung ini memang memiliki karier sepakbola yang menarik. Namun, saat memulai karier di negara kelahirannya Uruguay, pemain yang memiliki nama Islam, Mustafa Habibi ini ternyata sangat minim melesakkan gol. Ini sangat kontras saat dirinya berlabuh pertama kali ke Indonesia sejak 2003 silam. Bahkan saat berkostum timnas, Gonzales langsung membukukan dua gol.

Terlahir di ibu kota Uruguay, Montevideo, Gonzales mengawali karier di tim Sud America. Ia ditugaskan sebagai gelandang serang. Namun, siapa menyangka bila pemilik nomor punggung 99 di Persib ini paceklik di negerinya sendiri.

Dari empat klub berbeda di kampung halamannya, pria berusia 35 tahun ini minim sekali mendulang gol. Total 38 penampilan, Gonzales hanya berhasil mencetak dua gol. Saat itu kariernya dimulai sejak 1995 hingga 2003.

Bersama Sud America pada tahun 1995 dia hanya tampil sekali dan tidak mencetak gol. Saat Sud America meminjamkannya ke Huracn Corrientes (1997-1999) dengan status pinjaman, Gonzales hanya tampil sebanyak 3 kali dan bahkan tidak mencetak gol.

Setelah masa pinjaman yang cukup lama, Gonzales akhirnya beberapa kali dipercaya sebagai starter. Dia tampil sebanyak 12 kali dan mencetak 1 gol di Sud America. Akhirnya pada tahun 2000, Gonzales memutuskan pindah ke klub Deportivo Maldonado. Di klub tersebut, ia tampil sebanyak 22 kali dan mencetak 1 gol.

Nasib El Loco kala itu belum menemui apa yang diraihnya seperti saat ini. Bahkan tidak tanggung-tanggung, kini Gonzales semakin populer lewat kehadirannya menghiasi layar kaca melalui iklan maupun bermain sebagai aktor dalam sebuah tayangan sinteron.

Tidak ada yang bisa memungkiri, sepanjang sejarah kompetisi sepak bola Indonesia Gonzales memang menjadi yang tersubur. Sebanyak 202 gol telah dia ciptakan selama tujuh musim di kompetisi Liga Indonesia. Empat musim berturut-turut menjadi top skor (2003-2008) serta menjadi top skor bersama di musim 2008/2009, ditambah top skor Piala Indonesia 2010 sudah cukup melambungkan namanya di seantero Indonesia.

Hingga pada 1 November 2010 yang lalu. Gonzales mengubah status kewarganegaannya menjadi WNI. Paspor Indonesia baru bisa diperoleh Gonzales setelah 5 tahun tak pernah kembali ke Uruguay.

Gonzales juga telah menikah dengan seorang wanita Indonesia bernama Eva Nurida Siregar. Ia dianugerahi 4 orang anak, 2 dari pernikahannya dengan Eva (Fernando dan Florencia) dan 2 lagi dari pernikahan Eva sebelumnya (Amanda dan Michael).

Bersamaan dengan itu, Gonzales juga diberi kesempatan memulai debut sebagai anggota timnas Indonesia melawan Timor Leste dan langsung mencetak dua gol. Selanjutnya, ia masuk sebagai anggota inti Timnas Indonesia pada kejuaraan Piala AFF 2010 dan mengantarkan tim merah putih tembus ke semifinal berkat dua golnya ke gawang Filipina.

Namun sekembalinya ke klub Maung Bandung, performa Gonzales menukik drastis. Penampilan Gonzales bersama Persib belum terlalu garang seperti saat bersama timnas, atau tim lainnya di musim-musim sebelumnya. Bahkan, saat ini ia kerap duduk dibangku cadangan, kalah bersaing dengan para pemain muda Persib macam Airlangga Sutjipto maupun Matsunaga Shohei. Meski Daniel menampik pilihannya memasukkan nama Airlangga mengantikan posisi Gonzales lantaran didirnya kalah bersaing.

Menurutnya, permasalahan Gonzales hingga produktivitas golnya menurun lantaran ia belum menemukan kekompakan antarlini, sehingga pemain bernomor punggung 99 ini sulit mendapatkan bola matang.

“Soal menurunnya produktivitas gol Gonzales, memang berkaitan dengan kemauan dia. Tugas saya sebagai pelatih, yaitu terus berusaha untuk membangkitkan kemauan dan kepercayaan dirinya. Namun, persoalan ini juga saling keterkaitan, antara lini belakang, tengah dan depan. Jadi, kita tak bisa menyalahkan lini depan saja,” kata Daniel.

Daniel juga tak mau menyebut masa keemasan Gonzales bersama Persib telah habis. Pelatih asal Rembang ini masih tetap yakin mampu mengembalikan performa terbaik Gonzales. Bahkan dalam beberapa kali kesempatan latihan, Daniel mengaku sering memotivasi suami Eva Siregar ini.

"Hasilnya setelah saya melakukan banyak pembicaraan, dia bisa kembali mencetak lebih dari 10 gol dalam latihan. Mudah-mudahan saja di pertandingan ke depan dia bisa menunjukkan kembali performa terbaiknya. Karena saya yakin dia belum habis," terang Daniel.

Pada laga kandang Persib ketiga putaran II Liga Super Indonesia 2010/2011, Gonzales bakal mendapat kesempatan diturunkan saat Persib menjamu Bontang FC, di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (9/4/2011). El Loco bakal dipasangkan dengan Airlangga Sutjipto di lini depan.

Skenario tersebut sudah tergambar pada dua kali sesi latihan di Stadion Siliwangi Bandung. Daniel kembali menggelar game internal dengan mempertemukan tim calon "starter" dengan tim cadangan.

Seperti pada game internal yang digelar sehari sebelumnya, Daniel memasang skema 4-4-2 untuk tim inti dengan komposisi pemain Cecep Supriyatna (kiper), Maman Abdurahman, Abanda Herman, Isnan Ali, Gilang Angga Kusuma (belakang), Eka Ramdani, Miljan Radovic, Hilton Moreira, Matsunaga Shohei (tengah), Airlangga, Cristian Gonzales (depan).

"Saya lihat performa Gonzales dalam latihan semakin membaik, setelah sebelumnya dia mengalami cedera. Kini dia punya motivasi lebih, mudah-mudahan saja besok (lawan Bontang) dia bisa kita maksimalkan," harap Daniel.

Sementara Gonzales sendiri memang sudah sangat berharap pelatih kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk diturunkan lawan Bontang FC setelah di tiga laga sebelumnya melawan Persiwa Wamena, Persipura Jayapura dan terakhir Arema Indonesia, nama Gonzales tidak dimasukkan dalam daftar 11 pemain inti Persib.

Striker Persib ini rupanya masih berambisi mencetak banyak gol bagi timnya. Meski Gonzales sendiri mengakui persaingan di tubuh Maung Bandung semakin ketat, ia menolak jika disebut ketajamannya sudah hilang. Gonzales akan bangkit dan bakal kembali meramaikan persaingan di lini depan Persib. Dalam keterpurukan, ia masih menyakini naluri mencetak golnya belum habis.

"Dalam sepakbola hal seperti ini sudah biasa dan saya juga tidak pernah frustrasi dengan keadaan ini. Performa pemain tidak selamanya baik. Dan saya juga tidak mempermasalahkan soal posisi saya digantikan Airlangga, toh dia memang pemain bagus," ungkap Gonzales seusai latihan, di Stadion Siliwangi, Rabu (6/4/2011).

Pemain bernomor punggung 99 ini mengakui, di Persib memang banyak pemain hebat dan mereka sudah mulai unjuk gigi. Semuanya berlomba menampilkan performa terbaik agar dipercaya tampil oleh pelatih, dan itu sangat baik bagi perkembangan tim.

"Semua pemain sudah berusaha menampilkan permainan terbaik untuk Persib, begitupun saya. Saya juga tidak tahu besok lawan Bontang FC diturunkan atau tidak. Yang pasti saya akan terus berusaha menampilkan yang terbaik jika dipercaya pelatih bermain besok," jelasnya.

Akankah Gonzales mampu membuktikan kembali ketajamannya bila dipercaya Daniel berduet bersama Airlangga di lini depan Maung Bandung saat bersua dengan tim berjuluk laskar Bukit Tursina, Sabtu (9/4/2011) nanti? Apakah El Loco juga mampu menutup dengan manis kariernya di musim ini bersama Maung Bandung? Tunggu saja kiprahnya di sisa laga putaran kedua.


Source : inilahdotcom 

Pemain Persib Harus Bisa Saling Tutupi Kekurangan

Bandung - Perubahan pola permainan yang diterapkan pelatih Daniel Roekito menjelang laga melawan Bontang FC Sabtu (9/4/2011) diharapkan mampu membawa dampak positif bagi Persib.

Mantan pemain Persib di era 90-an Dede Iskandar menyarankan, para pemain Persib dapat saling menutupi kekurangan.
Menurut Dede, saat ini materi yang dimiliki Maung Bandung sama dengan Persib beberapa tahun silam, saat dia masih memperkuat klubnya tersebut. Dede mengatakan, saat itu para pemain Persib saling menutupi kekurangan salah satu lini mereka.

“Saat pertandingan bila ada sektor yang kosong, ada pemain yang berinisiatif menutupinya. Jadi kami saling cover,” tutur Dede saat dihubungi, Kamis (7/4/2011) malam.

Dede mengungkapkan, sejak dulu Persib memang selalu bermain dengan menerapkan taktik 3-5-2. Menurutnya strategi yang dahulu diterapkan pelatih Nandar Iskandar tersebut cukup efektif. “Memang sempat beralih menjadi 4-4-2 tapi karena kurang maksimal akhirnya kembali ke 3-5-2,” kenang Dede.

Pelatih Daniel Roekito akan menerapkan formasi 4-4-2 dengan empat pemain belakang sejajar untuk menghadapi Bontang FC pada lanjutan laga Liga Super Indonesia (LSI) Jumat (9/4/2011).
Menurut Dede, strategi 3-5-2 yang telah diterapkan oleh pelatih Daniel Roekito sebelumnya telah berjalan dengan cukup baik. Menurutnya, perubahan strategi ini tidak akan terlalu mempengaruhi permainan dan bisa saja diterapkan dengan baik, hanya saja akan ada perubahan dalam pola permainan.


 Source : inilahdotcom

Persib tak Pernah Kalah dari Bontang FC

Bandung - Pertemuan Persib Bandung kontra Bontang FC, ternyata lebih berpihak pada Maung Bandung. Dari empat pertemuan di Bandung, Persib belum sekalipun terkalahkan oleh tim asal Kalimantan Timur ini.

Tren positif itu ternyata tidak hanya dirah Persib di kandangnya. Di Stadion Mulawarman Bontang pun, Persib memiliki rekor yang sama, tak pernah kalah. Meksi kemenangan tersebut diraih Persib dengan susah payah, karena Bontang FC selalu memberikan perlawanan sengit.

Jamuan pertama Maung Bandung atas tijm Lakar Bukit Tursina ini terjadi pada Liga Indonesia (LI) IX/2003. Ketika itu, tim kebanggaan warga Jabar ini hanya mampu menang tipis 1-0 lewat gol Suladi pada menit 18.

Pada musim berikutnya, LI X/2004, Persib langsung menunjukan keperkasaan dikandangnya, tiga gol berhasil disarangkan Alejandro Tobar, Julio Lopez, dan Imral Usman, meski sebelumnya Persib sempat tertinggal 1-0 oleh gol Camara Fode pada menit 13. Hingga pertandingan usai skor tidak berubah 3-1 untuk kemenangan Persib.

Selanjutnya pada Liga Super Indonesia (LSI) edisi pertama 2008-2009, Persib kembali unggul 2-1, melalui gol Lorenzo Cabanas dan Hilton Moreira, dan satu gol balasan sempat mengejutkan kubu tuan rumah oleh penyerang muda Bontang FC, Titus Bonay yang kini telah berkostum Persipura Jayapura, sebelum akhirnya Hilton mampu membawa Persib unggul di menit akhir pertandingan.

Bahkan pada musim lalu, Bontang FC nyaris saja menghentikan tradisi kemenangan Maung Bandung, lewat gol kejutan pemain asal Jepang Kenji Adachihara. Beruntung, Persib mampu membalasnya di babak kedua lewat gol Cristian Gonzales dan Hilton pada menit 74 dan 83.

Ya, kemanangan Persib atas tim yang kini ditanggani Fachri Husaini ini memang selalu sulit dilalui, meski akhirnya Persib mampu meraih kemanangan. Namun, pada laga Sabtu (9/4/2011) malam di Stadion si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, apakah Persib mampu mempertahankan tradisi kemenangan tersebut? Menarik untuk disaksikan.

Sebab, sedikitnya Persib memang memiliki modal untuk memperpajang rekor kemenangan atas Bontang FC di Bandung. Setelah pada kunjungan pertamanya musim ini di Stadion Mulawarman Bontang, Persib berhasil mencuri tiga poin lewat gol semata wayang Gonzales menit 81.

Bahkan pelatih Persib Daniel Roekito pun sudah menyiapkan startegi jitu untuk merebut tiga poin sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Persib saat menjamu Bontang FC.

"Yang pasti anak-anak saat sudah sangat siap untuk meraih kemenangan, karena kita bermain di kandang sendiri. Tetapi kita tetap tidak akan menganggap enteng lawan, Bontang FC tetap sebagai tim yang harus kita waspadai," jelas Daniel.

Empat Pertemuan Terahir Persib vs Bontang FC di Bandung
11-03-2010 LSI 2009/2010 Persib-Bontang FC 2-1
22-02-2009 LSI 2008/2009 Persib-Bontang FC 2-1
20-01-2004 LI X/2004 Persib-Bontang FC 3-1
24-08-2003 LI IX/2003 Persib-Bontang FC 1-0.


Source : inilahdotcom

Atep, Siswanto, dan Markus Absen Lawan Bontang FC

Bandung - Tiga pilar inti Persib Bandung, Atep Ahmad Rizal, Siswanto, dan kiper Markus Horison dipastikan absen saat Maung Bandung menjamu Bontang FC di Stadion si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (9/4/2011) besok.

Ketiganya masih bermasalah pada gebugarannya akibat cedera yang dilami pada laga sebelumnya. Atep mengalami cedra pada laga kontra Persiwa Wamena Kamis (24/3/2011), sedangkan Siswanto dan Makrus saat dijamu Arema Indonesia, Jumat (1/4/2011).

Kepastian absen ketiganya dikatakan langsung Dokter Tim Persib dr Rafi Ghani usai melakukan pemeriksaan terakhir terhadap ketiganya.

"Setelah mengecek kondisi cedera mereka, kemungkinannya sangat kecil ketiganya bisa dimainkan lawan Bontang," kata Rafi di Stadion Siliwangi Bandung, Kamis (7/4/2011).

Rafi mengatakan, setelah diperiksa lebih lanjut, Atep yang mengalami cidera engkel, Siswanto cidera lutut dan kiper Markus cidera pada paha kiri masih harus menjalani terapi, karena cidera mereka masih belum menunjukan perkembangan ke arah positif.

"Kondisi cederanya masih belum menunjukan perubahan yang berarti. Mereka masih harus menjalani terapi lebih intensif. Makannya saya belum ijinkan mereka diberikan porsi latihan seperti pemainlainnya," tandasnya.

Selama mereka mengalami cedera, ketiganya hanya diberikan forsi latihan ringan selama setengah jam. Setelah itu, mereka hanya menyaksikan rekan-rekannya berlatih di pinggir lapangan.


Source : inilahdotcom 

Persib Tidak Perlu Pasang 4 Striker

Bandung – Akibat pola baru yang diterapkan, pelatih Persib akan memasang 4 striker saat laga melawan Bontang FC Sabtu (9/4/2011). Banyaknya striker itu dikhawatirkan tidak akan memaksimalkan permainan squad Maung Bandung.
Mantan pemain Persib di era 90-an, Dede Iskandar menuturkan dengan hadirnya 4 penyerang dalam squad Maung Bandung, justru dikhawatirkan kerjasama tim akan berkurang. Hal itu karena para penyerang akan rebutan mencetak gol ke gawang Bontang FC.
“Kenapa memasang 4 striker, apa yang mau dikejar?,” tutur Dede saat dihubungi Kamis (7/4/2011).
Menurutnya, bintang timnas Christian Gonzales bisa diturunkan belakangan jika dalam pertandingan daya dobrak Persib kurang menggigit. Menurut Dede, pemasangan pemain depan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
“Selain itu wing bek akan menjadi wing bek murni yang hanya naik sampai garis tengah lapangan, sementara sayap naik semua bila 4 striker yang diturunkan,” ujar Dede lagi.
Dede berpendapat sebaiknya Persib memaksimalkan pemain lain, daripada memasang 4 penyerang di saat yang bersamaan. Menurutnya, bila memang lini depan tidak mampu membuahkan gol, masih ada gelandang bahkan bek yang akan membantu penyerangan.
“Kalau striker nggak bisa, masih ada gelandang. Dulu juga Yusuf (Bachtiar) yang pemain tengah sering mencetak gol untuk Persib,” pungkas Dede.
Sebelumnya, untuk meraih kemenangan di hadapan para pendukung setianya, pelatih Persib tak tanggung-tanggung menyiapkan empat striker langsung untuk menggempur pertahanan tim berjuluk Laskar Bukit Tursina itu. Keempatnya, yakni Cristian Gonzales, Airlangga Sutjipto, Hilton Moreira, dan Shohei Matsunaga.
Daniel Roekito menyebutkan dia akan maksimalkan materi yang ada dengan formasi Gonzales dan Airlangga di depan, dibantu dua penyerang lubang, Hilton dan Matsunaga.


Source : inilahdotcom

Pertandingan Sebelumnya : PERSIB 3-0 Bontang FC, Pertandingan Selanjutnya : PERSIB Vs PSPS,18 april 2011, 15.30 WIB, Live @antv "Jangan Lupa, Do'a-kan juga !!! supaya MENANG....

Sponsored !